Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019

Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019

Apakah Anda ingin jalan-jalan dengan suasana alam yang berbeda? Para instagramable serta kekinian di Bali, tentunya akan terus mencari informasi-informasi terbaru di internet ataupun media soaial. Nah, jangan khawatir, saat ini telah diperkenalkan sebuah tempat wisata yang baru di Bali Timur, tempat tersebut adalah Taman Jinja, objek wisata ini baru buka pada tanggal 14 Pebruari 2019 bertepatan dengan hari kasih sayang (Valentine Day), namun demikian walaupun tergolong baru sudah cukup viral di media sosial, ini dikarenakan Taman Jinja Bali Timur ini menyuguhkan tempat istimewa bagi mereka yang suka akan keindahan alam, suka akan wisata selfie ataupun hunting foto-foto instagramable.

Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019

Tempat-tempat wisata terbaru di Bali saat ini memang sangat digandrungi, tidak hanya bagi kalangan anak muda Bali, tetapi juga kalangan  traveler Indonesia maupun luar negri, karena di tempat tersebut mereka menemukan ketenangan dan suasana yang berbeda, termasuk juga anak-anak bisa merasakan lebih dekat dengan alam, karena kecenderungan anak saat ini lebih sering bermain dan berkutat dengan gadget yang banyak memberikan pengaruh negatif pada perkembangan anak. Dengan kehadirannya Taman Jinja Bali Timur ini, bisa membuat warga Bali maupun luar Bali yang butuh tempat-tempat terbaru, membuat tempat ini sudah mulai ramai pengunjung apalagi nantinya saat liburan dan akhir pekan.

Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019
Daya Tarik Tempat Wisata Taman Jinja Bali

Tempat wisata ini dikemas dengan begitu apik, alamnya yang indah di dataran tinggi lereng Gunung Agung, memberikan peluang bagi anda untuk menyaksikan kemegahan Gunung Agung tersebut dari dekat, serta pemandangan lembah-lembah cantik. Tempat wisata Taman Jinja Bali Tumur ini terletak di Banjar Dinas Angsoka, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Dengan kehadiran tempat ini melengkapi daftar tempat wisata Bali terbaru di kawasan Bali Timur. Tempat dan lokasinya memang cukup strategis berdekatan dengan pura Besakih yang merupakan sebuah komplek pura terbesar dan berikut menjadi salah satu tujuan tour terpopuler di Bali. Silakan Cek alamat dan peta lokasi di google maps.

Informasi  tentang Taman Jinja Bali Timur memang masih belum banyak beredar di Internet baik oleh kalangan bloger atau website agen perjalanan wisata dan sementara masih didominasi dari media sosial saja. Maka dari itu, dalam halaman ini selain informasi daya tarik yang ditawarkan juga mengetahui berapa harga tiket masuk (htm), jam buka, alamat dan juga peta lokasi dalam google maps, sehingga bisa dengan mudah menjangkaunya. Lokasi Taman Jinja dari Pura Besakih sekitar 1.8 km, sedangkan dari Taman Gemitir dan Padang Kasna hanya sekitar 800 meter, sehingga jika anda berkunjung ke sini bisa berkunjung ke empat tempat wisata sekaligus, yaitu Pura Besakih, Taman Gemitir dan Padang Kasna juga Jinja Bali Timur.

Daya tarik Taman Jinja Bali Timur memang cukup sepsial, di kawasan ini disediakan sejumlah wahana atau anjungan dengan latar belakang kemegahan Gunung Agung dan juga lembah-lembah cantik. Dengan adanya sebuah anyungan di atas pohon, wahana rumah bambu, ayunan, jalan dengan atap batang bambu, serta taman-taman bunga yang cantik termasuk juga bunga Kasna (Edelweis) tertata dengan begitu apik dan indah, menyuguhkan keindahan alam instagramable bernuansa Jepang , yang saat ini menjadi tujuan hits dan trend. Berada di atas ketinggian, tempat ini juga sering turun kabut, seolah anda berada di negeri atas awan.

Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019

Sendainya anda ada rencana dan ingin berkunjung ke Taman Jinja Bali Timur ini kerinduan akan keindahan alam Gunung Agung yang telah lama tutup untuk pendakian karena erupsi akan bisa sedikit terobati. Tempat wisata Taman Jinja Bali Timur sangat berbeda jauh dari keramaian, dengan suguhan alam yang cantik serta banyak wahana foto selfie yang disediakan, akan memberikan pengalaman spesial bagi setiap orang yang menikmatinya. Tempat Wisata Taman Jinja Bali Timur terletak di atas laha seluas 1 hektar, dengan alam sekitarnya berwarna hijau, berpadu cantik dan serasi dengan wahana yang disediakan di tempat ini. Walaupun anda berkunjung pada sore harinya, akan berkesempatan juga menyaksikan keindahan sunset spektakuler dari sini.

Jam Buka Taman Jinja Bali Timur dan Harga Tiket
Taman Jinja, Wisata Terbaru di Bali Timur Tahun 2019

Jam buka dan harga tiket sementara waktu ini, karena baru diperkenalkan dan sebagai langkah promosi belum dikenakan tiket masuk ke Taman Jinja Bali Timur, hanya berupa donasi seiklasnya, mungkin setelah satu bulan kedepan akan ditentukan harga tiket masuk ke tempat ini. Tempat Wisata Taman Jinja Bali Timur di buka setiap hari dari pukul 08.00 – 19.00 wita. Nah, jadi agendakan wisata atau tour anda ke tempat ini sekarang mumpung lagi promo. Tetapi pada bulan-bulan berikutnya kawasan ini akan tampil lebih cantik lagi, apalagi ketika bunga-bunga yang memenuhi taman di kawasan ini sudah tumbuh dengan baik, yakin akan memberikan anda pengalaman baru yang tidak terlupakan.



Jika anda mengagendakan tour ke Taman Jinja Bali Timur, maka anda bisa mengunjungi sejumlah objek wisata terdekat dan searah perjalanan lainnya, selain berdekatan dengan Pura Besakih dan Taman Edelweis Bali, anda juga bisa menikmati wisata arung jeram (rafting di Sungai Telaga Waja), pemandangan sawah terasering di Sidemen, dan suguhan lembah cantik dari Bukit Putung di desa Duda Timur.

Sapporo Merupakan Bir Produk Jepang Paling Mantap


Anda berada di Jepang sekarang? Dan apakah Anda juga seorang penikmat Bir? Jika ia, Anda berada di Negara yang pas. Selain terkenal dengan minuman Hinonshu, Socu, Sake Jepang juga mempunyai banyak jenis bir, salah satunya adalah Bir Sapporo.

Sapporo Bir Museum

Sapporo adalah bir produk Jepang yang paling mantap. Memang banyak jenis bir enak lainnya tetapi bir sapporo menjadi pilihan bagi pemikmat bir di Jepang, salah satunya yaitu saya, hehehe. . .

Sudah banyak bir yang saya coba, seperti Asahi, Kirin, Morimoto Saba Ale, Orion Draf Biir tetapi Bir Sapporo merupakan yang  paling nikmat.

Bir Sapporo diproduksi di Hokaido, Jepang. Ada sekitar enam jenis bir sapporo yang diproduksi saat ini, salah satunya Sapporo Black Label yang paling banyak peminatnya.

Segala musimpun jika liburan di Jepang bir harus menjadi minuman yang harus dinikmati, apalagi jika saat musim panas, berjemur di pantai dengan beli bir jepang menambah asik suasana liburan. 

Apalagi jika pulang, ada keharusan membeli oleh-oleh bir khas jepang yang satu ini, untuk dinikmati bersama teman-teman dikampung.

Bir Sapporo menjadi teman liburan saat di Jepang.

Sejarah Hachiko, Anjing yang Setia

Sejarah Hachiko, Anjing yang Setia

Hachiko adalah seekor anjing yang dikenal karena kesetiaannya yang tak terbatas dan cintanya kepada tuannya, Eizaburo Ueno, seorang profesor universitas. Setiap sore, Hachiko menunggu di stasiun kereta Shibuya sampai tuannya pulang dari kantor - bahkan sampai  kematian tuannya yang  mendadak dan tragis.

Rasa kasih sayang dan kesetiaan ini membuat kisah Hachiko menjadi terkenal di dunia. Ia bahkan berhasil masuk ke layar lebar!

Ini adalah contoh sesungguhnya dari cinta yang dapat dibeeikan oleh seekor anjing untuk tuannya dan kita tahu kisah ini akan menggerakkan hati yang paling dalam. Jika Anda masih belum tahu sejarah Hachiko, anjing yang setia, ambil beberapa tisu dan terus baca artikel saya ini.

Hidup Bersama Profesor
Sejarah Hachiko, Anjing yang Setia

Hachiko adalah anjing Akita, yang lahir pada tahun 1923 di prefektur Akita, Jepang. Setahun kemudian ia menjadi hadiah untuk putri seorang profesor teknik agronomi di Universitas Tokyo. Ketika profesor, Eisaburo Ueno, melihatnya untuk pertama kalinya, dia menyadari bahwa kakinya sedikit bengkok. Kakinya menyerupai kanji yang mewakili angka 8 (八, yang dalam bahasa Jepang diucapkan hachi), jadi dia memutuskan untuk menamainya Hachiko.

Ketika putri Ueno tumbuh, dia menikah dan pergi untuk tinggal bersama suaminya, meninggalkan anjing itu. Ueno telah sangat menyukainya, jadi dia memutuskan untuk menjaga Hachiko daripada memberikannnya kepada orang lain.

Ueno pergi bekerja dengan kereta api setiap hari dan Hachiko menjadi rekannya yang setia. Setiap pagi dia menemaninya ke stasiun kereta Shibuya dan pada sore hari dia kembali untuk menemuinya ketika dia kembali. Loyalitas sejati!

Kematian Tuannya
Sejarah Hachiko, Anjing yang Setia

Suatu hari, ketika mengajar di universitas, Ueno menderita serangan jantung mendadak yang mengakhiri hidupnya. Namun, Hachiko terus menunggunya di Shibuya.

Hari demi hari Hachiko pergi ke stasiun dan menunggu berjam-jam untuk tuannya, mencari wajahnya di antara ribuan orang asing yang lewat. Hari-harinya berubah menjadi bulan dan bulan dan akhirnya menjadi tahun. Hachiko menunggu tanpa lelah untuk tuannya selama sembilan tahun. Melalui hujan, salju, atau sinar matahari.

Penduduk Shibuya mengenal Hachiko dan selama ini mereka bertugas memberi makan dan merawatnya sementara dia menunggu di pintu stasiun. Kesetiaan kepada tuannya ini membuatnya dijuluki "anjing yang setia."

Orang-orang telah menunjukkan banyak kasih sayang dan kekaguman terhadap Hachiko dan kesetiaannya. Ternyata, patungnya terungkap pada tahun 1934 di depan stasiun kereta yang sama di mana dia menunggu tuannya setiap hari.

Kematian Hachiko
Sejarah Hachiko, Anjing yang Setia

Pada 9 Maret 1935, Hachiko meninggal. Dia meninggal karena usia tua, di tempat yang sama di mana dia telah menunggu pulangnya tuannya selama sembilan tahun. Hachiko, anjing yang setia ini dimakamkan di sebelah makam tuannya di pemakaman Aoyama di Tokyo.

Setelah Perang Dunia II semua patung di Jepang di ganti dengan perunggu, termasuk Hachiko. Namun demikian, beberapa tahun kemudian, masyarakat kembali mengganti dengan patung baru dan meletakkannya di tempat yang sama. Takeshi Ando, ​​seorang ahli pematung, disewa untuk mengerjakan ulang patung itu. Hari ini patung Hachiko terus berdiri di tempat yang sama, di depan stasiun Shibuya. Setiap 8 April memperingati kesetiaannya.

Setelah bertahun-tahun kisah Hachiko, anjing yang setia masih hidup karena cinta, kesetiaan dan kasih sayang tanpa syarat mengguncang hati penduduk Dan masih terus melakukan peringatan hari Hachiko mati sampai saat ini.


Itulah Kisah Sejati dari Hachiko - Anjing yang Setia.

Ikigai: 3 Rahasia Umur Panjang Orang Jepang

Ikigai: 3 Rahasia Umur Panjang Orang Jepang


Berumur panjang, sehat dan bahagia adalah impian semua manusia bukan? Dalam kehidupan, kita diberikan pilihan dan hak untuk menentukan itu semua. Sayangnya, masih sedikit manusia yang mempedulikan hal ini. Sehingga akibatnya kehidupannya akan sedikit bermasalah atau mungkin tidak bahagia.

Tulisan saya kali ini akan membahas tentang (3) tiga aspek penting yang harus kita ketahui dari hal-hal yang mempengaruhi umur panjang. Apakah kalian tahu mengapa judul tulisan saya ini mengambil orang Jepang sebagai sampelnya?

Nah, sedikit informasi bahwa di Jepang terdapat salah satu wilayah di pulau Okinawa yang mayoritas penduduknya memiliki usia lebih dari 100 Tahun. Serius? Iya serius sekali. Kita lihat sekitar kita, banyak sekali yang umur 60 tahun atau bahkan tidak sampai umur 60 tahun sudah mulai sakit-sakitan. Katanya sih, karena faktor usia.

Padahal, jika kita mau melihat dunia luar ada banyak sekali pelajaran loh! Salah satunya ya di Jepang ini nih. Awalnya saya mendapatkan informasi ini setelah membaca buku ini. Judul bukunya adalah "IKIGAI". Ada yang pernah membaca bukunya? Atau sudah pernah melihat? Dalam buku tersebut ada aspek penting yang harus kita garis bawahi tentang umur yang panjang tersebut. Akan dibahas dalam tulisan ini supaya masyarakat tahu dan dapat mengambil manfaatnya.

Ceritanya, buku "IKIGAI" ini direkomendasikan oleh seorang psikolog kenalan saya untuk saya baca. Ternyata, memang sangat mengesankan sekali isinya. Ditambah dengan buku ini merupakan "Best Seller International". Hmmm semoga saya juga menyusul ya bisa menulis buku yang sampai Best Seller seperti itu. Kembali ke Judul. Lantas apa saja sih rahasia orang Okinawa sehingga bisa hidup bahagia hingga usia tua? Ada 3 hal penting yang harus kita ketahui mengapa penduduk Okinawa dapat menjalani hidup seperti itu, diantaranya:

1. Makan Secukupnya

Tidak menyangka kan? Hal kecil seperti ini dapat membuat umur panjang. Hal ini pula yang menyebabkan orang Jepang selalu memakai wadah kecil dalam urusan makanan. Bukan karena mereka pelit atau hemat. Tetapi mereka menjaga kesehatan.

Bisa kita contoh juga nih, memakai wadah makanan yang kecil atau mengurangi porsi makan kita secukupnya. Kebiasaan dari orang Jepang ketika makan adalah tidak membiarkan perut mereka kekenyangan. Nah adalagi, makanan disana pun juga kebanyakan direbus bukan digoreng. Selain karena menjaga kandungan gizi di dalamnya, merebus makanan akan lebih sehat. Mungkin kebiasaan ringan seperti ini dapat mulai kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari ya.

2. Berpikir Positif

Pikiran memang menentukan kesehatan. Bagaimana tidak? Orang yang terlalu memforsir pikirannya saja bisa menimbulkan penyakit. Rahasia orang Jepang yaitu tidak pernah berpikir negatif. Mereka selalu menganggap semuanya akan baik-baik saja. Hal ini terkadang berbanding terbalik dengan kehidupan kita. Sedikit-sedikit pasti pikirannya negatif. Mengisi segala hal dengan pikiran yang negatif akan membuat kita juga tidak bahagia. Menjadi tidak tenang, was-was, tidak menikmati hidup dan gelisah.
Orang Jepang membiasakan kesehariannya dengan kehidupan yang bahagia, sederhana dan selalu olahraga. Selain berpikir positif, mereka juga lebih senang berjalan daripada menggunakan kendaraan. Mungkin sekalian olahraga ya? Nah mantap sekali bukan? Sudah berpikir positif, olahraga juga tidak dilupakan. Semoga kita bisa menerapkan hal seperti ini dalam kehidupan kita sendiri.

3. IKIGAI

Inti dari kebahagiaan orang Jepang dan panjang umurnya adalah IKIGAI. Ada yang pernah mendengar istilah ini? Ikigai terdiri dari dua kata yaitu Iki yang artinya Kehidupan. Kemudian Gai artinya yang memiliki nilai. Banyak penjelasan mengenai Ikigai, pada intinya Ikigai ini adalah apa yang anda kuasai, apa yang Anda sukai, apa yang dibutuhkan dunia dan apa yang membuat Anda layak untuk dihargai.

Coba dipikirkan baik-baik ya. Jika kita hidup memiliki IKIGAI maka tentu saja hidup kita akan bahagia. Pertama, apa yang Anda kuasai? Ikigai menuntun kita untuk mengetahui potensi kita sebenarnya dimana sehingga ketika kita melakukan sesuatu bukanlah hal yang sia-sia karena kita mengetahui Ikigai kita. Kedua, Apa yang Anda sukai? Jangan peduli dengan orang lain yang melemahkan diri Anda sendiri.

Carilah apa kesukaan Anda, selagi itu baik maka lanjutkanlah. Berbahagialah dengan kehidupan yang Anda rangkai sedemikian rupa. Ketiga, apa yang dunia butuhkan? Kita hidup tidak sendirian, oleh karena itu terkadang kita juga harus menjadi manusia yang fleksibel dan berguna bagi sesama. Sebarkanlah kebermanfaatan untuk sekitar kita sebanyak-banyaknya. Keempat, Apa yang membuat Anda harus dihargai? Tentu kita perlu sebuah penghargaan dalam hidup, entah berupa gaji dalam bekerja atau mungkin pengakuan orang lain atas apa yang kita lakukan.

Hal tersebut memang sudah menjadi fitrah manusia. Tentunya ketika kita sudah menemukan hal ini, hidup kita lebih tertata. Pada intinya, kehidupan kita tergantung dari diri kita sendiri. Ketika kita sudah mampu hidup sehat, selalu berpikir positif dan menemukan Ikigai dalam diri kita. Tentunya hal tersebut akan membuat hidup kita lebih bermakna. Walaupun usia ditentukan oleh Tuhan, bukankah berusaha juga diperlukan?

Semoga tulisan ini bermanfaat ya. Jangan lupa untuk berusaha menerapkan rahasia panjang umur dari orang Jepang. Sebarkan di orang-orang sekitar Anda dan semua yang Anda sayangi. Agar lebih bermanfaat lagi. Terimakasih...

Pembukaan PKB 2019, Presiden Jokowi Menggunakan Bahasa Bali Halus

Pembukaan PKB 2019, Presiden Jokowi Menggunakan Bahasa Bali Halus

Presiden Joko Widodo membuka acara Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Sabtu (15/6). Dalam sambutannya, Jokowi menggunakan bahasa Bali yang disambut riuh tepuk tangan pengunjung yang hadir.

“Punapai gatra? Becik..becik,” kata Jokowi di awal sambutannya. Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih yang dalam bahasa Bali diucapkan “matur suksma”.

Saat itu, ia harus mengeja dua kali untuk menyebutkannya dengan sempurna. Dalam pengakuannya ia sempat bilang memang kesulitan dalam mengucapkannya. “Matur suksma, saya mau ngomong tapi sering keliru, mohon maaf, sulit sekali buat saya, matur suksma. Karena bahasa daerah kita lebih dari 1.100 (bahasa) kalau saya keliru mohon dimaafkan.

Matur suksma sulit sekali meski saya terus ucapkan berulang-ulang keliru terus,” kata dia. Jokowi membuka PKB ke-41 yang nampak meriah. Pada tahun ini temanya adalah Bayu Pramana. Pawai tersebut diikuti oleh 4.370 orang yang terdiri dari seniman, penabuh, penari, koreografer, dan seniman lokal yang berasal dari 9 Kabupaten/kota di Bali.
Sangat wah dan berkesan (“Dengan memohon Rahajeng Nugraha Ida Sanghyang Widhi Wasa, Hari ini saya membuka dan melepas Pesta Kesenian Bali yang ke 41 Tahun 2019.


Matur Suksma,”) kata Jokowi.

Kanto Lampo Warung, Makan Sambil Refresh Otak

Kanto Lampo Warung, Makan Sambil Refresh Otak

Kanto Lampo Warung di atas Air Terjun Kanto Lampo Desa Beng, Gianyar, makanan ala Resto harga lokal.

Pengunjung Air Terjun Kanto Lampo mempunyai cara baru untuk menikmati objek wisata air ini.


Tepat di atas Air Terjun telah di buka Warung dengan berbagai hidangan menu yang lezat dengan harga yang terbilang cukup murah. Selain itu, koki sekaligus ownernya juga pernah bekerja di Restoran ternama di Ubud.


Ide membuat Warung ini berawal dari populernya Air Terjun Kanto Lampo di kalangan wisatawan asing.

"Saya sendiripun merasa bagus adanya warung/restoran di areal Air Terjun ini, karena sebagian wisatawan yang habis mandi pasti merasa lapar," kata Gede seorang guide dari Ubud.

Kanto Lampo Warung cukup unik dan menarik. Sambil menyantap hidangan yang di pesan, warung ini pun mengarah ke Air terjun. Sangat indah! Air yang berjatuhan di bebatuan hitam dan di penuhi pepohonan membuat ontak menjadi fresh dan merasa segar, dan sangat cocok bagi yang mengidamkan suasana pedesaan.

Berbagai Menu Kanto Lampo Warung



Map :

Kanto lampo warung Kanto lampo warung Jl. Gn. Merbabu, Beng, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali 80513, Indonesia +62 858-5829-1601

Sejarah Pohon Beringin di Pura Penataran Pande Desa Beng

Sejarah Pohon Beringin di Pura Penataran Pande Desa Beng

Jika Anda mempunyai teman asalnya dari Desa Beng, dan ingin berkunjung kerumah teman Anda itu, pasti Anda bertanya disebelah mananya pohon Beringin Penataran Pande?

Taukah Anda, Jika Pohon beringin yang ada di Jaba Pura ini di kenal sangat istimewa (alias Angker), yang dianggap sebagai penjaga Pura.

Dari sesepuh penua di Pura ini, konon pertama pohon beringin ini tumbuh disekitar Candi Bentar Pura, karena tumbuhnya pesat dan akarnya banyak, maka dipindahlah jaba (sisi) Pura. Sejarah cerita, dahulu ada warga sekitar yang mencari rumput untuk pakan dapinya di areal Pura Penataran Pande ini, tetapi sapinya akhirnya mati. Setelah di tanya ke orang pintar, katanya pohon beringin ini harus dipindahkahn, maka dari itu, Pohon Berin tersebut dipindahkan ke Jaba sisi Pura.

Sampai saat ini Pohon Beringin di Jaba sisi Pura penataran Pande Beng masih menjulang tinggi, dan kerap dijadikan sarana Uparaca ke Agamaan. Ada juga yang nunas (menggunakan) sebagai sarana pengobatan seperti, buah, daun, batang, maupun akar pohon beringin tersebut.
Kata sesepuh pura yang saya dapat baca dari sebuah situs, konon ada orang jahat yang ingin masuk keareal pura, mau ke jaba tengah dilihatnya ular yang bergelantungan, padahal itu hanya daun beringinnya.


Itulah, sejarah cerita Pohon Beringin Besar di Jaba Sisi Pura Penataran Pande Beng, Gianyar.

Saya Non Muslim, Turut Berduka Atas Kepergian Ustad Arifin Ilham

Saya Non Muslim, Turut Berduka Atas Kepergian Ustad Arifin Ilham

Ustad Arifin Ilham sudah pergi meninggalkan keluarganya. Dia sudah dikenang sebagai sosok pemimpin Pondok Pesantren AZ Zikra yang paling dikenal. Orang ini mengayomi banyak santri-santrinya. Dia sudah diangkat sakit penyakitnya.

Sudah tidak ada sakit penyakit duniawi yang dialaminya. Saya sebagai Non Muslim, mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ustad Arifin Ilham, Ustad kondang yang meninggalkan istri dan anak-anaknya. Semoga saja keluarga yang ditinggalkan, mendapatkan hiburan dari saudara-saudaranya, handai taulan, dan terlebih lagi, Tuhan YME.

Semoga Rahmat Tuhan YME ada di atas orang ini. Semoga dia diberikan tempat terbaik di sana. Semoga keluarganya juga mendapatkan santunan dan penghiburan dari Tuhan, dan sesama.

Kepergian Ustad Arifin Ilham, adalah sebuah keharusan yang dijalaninya. Keluarganya harus tabah dan menerima kabar duka ini dengan lapang dada. Tuhan sudah memanggilnya. Malaikat sudah menjemputnya. Semua sekarang menjadi sebuah kenangan. Apa yang menjadi kebaikan, dikenang. Apa yang menjadi keburukan, dilupakan. Di sinilah kemanusiaan kita muncul.

Sisi kemanusiaan kita harus terus ada untuk orang-orang, siapapun dia, apapun agamanya. Dukacita yang dialami atas kepergian seseorang, adalah dukacita yang tidak pernah menjadi "biasa". Kita tidak pernah terbiasa mengalami kedukaan. Kita tidak pernah terbiasa mengalami kehilangan.

Setiap persona, adalah unik di mata kita. Tuhan menciptakan setiap persona unik. Satu sama lain berbeda. Kehilangan salah satu saudara kembar, pun rasanya tidak pernah sama jika kehilangan saudara kembar kedua.

Tuhan menciptakan perbedaan, untuk dimaknai dan dikenang sebagai sebuah jalan hidup. Setiap orang, sudah dicipakan Tuhan berbeda-beda. Kehilangan Ustad Arifin Ilham, pun berbeda dengan kehilangan orang-orang dekat di sekitar kita.

Kehilangan orang yang kita cintai dan kita segani, tentu lebih berbeda ketimbang kehilangan orang yang tidak kita cintai dan tidak kita segani. Kehilangan orang yang tidak mencintai kita, bahkan membenci kita, pun berbeda ketimbang kehilangan orang yang mencintai kita.

Kehilangan adalah sebuah jalan hidup yang harus ditempuh. Semoga saja keluarga yang ditinggalkan, santri-santri, dan para pekerja yang ada di dalam bisnis Madu AZ-Zikra itu. Kabarnya Madu AZ-Zikra bisa mengobati kanker dan segala jenis penyakit.

Semoga saja Ustad Arifin Ilham mendapatkan tempat terbaik. Saya berharap, sebagai Non Muslim, saya bisa mewakili para Non Muslim lain. Tidak perlu menghina orang yang sudah pergi. Saya juga miris melihat orang-orang yang menganggap diri Non Muslim, tapi malah girang melihat kepergian Ustad Arifin Ilham.


Sudah lah, jangan begitu. Orang ini sudah tiada. Orang ini patut dikenang. Belajarlah dari orang ini. Setidaknya, dia sudah memberikan kita pelajaran. Dari setiap ceramahnya, sampai amarahnya. Ambil yang baik-baik saja. Itulah esensi dari kemanusiaan. Bukankah begitu? Seharusnya sih begitu. Salam 🙏

Dewi Fujin Istri Soekarno Asal Jepang

Dewi Fujin Istri Soekarno Asal Jepang

Adakah yang mengenal Dewi Fujin? Kalau Dewi Soekarno Putri pasti pernah dengar. Iya, Dewi Fujin adalah nama lain Ratna Sari Dewi Soekarno Putri, istri dari Presiden RI pertama Soekarno yang berasal dari Jepang. Nama lengkapnya Ratna Sari Dewi Soekarno, namun di Jepang lebih dikenal sebagai Dewi Fujin. Fujin berasal dari bahasa Jepang yang berarti madam/ibu.
Dewi Fujin lahir pada 6 Agustus 1940 dengan nama Nemoto Naoko.

Agustus tahun ini beliau genap berusia 79 tahun. Jangan dikira pada umur tersebut beliau duduk di kursi roda atau memakai tongkat untuk berjalan, beliau masih sehat sentosa. Nemoto Naoko yang berusia 19 tahun bertemu Bung Karno yang berusia 57 tahun di Hotel Imperial, Tokyo, sewaktu Bung Karno mengadakan kunjungan kenegaraan ke negara Jepang pada tahun 1959. Alamak, pantaslah kalau hati Bung Karno jatuh hati kepada Nemoto Naoko yang muda dan cantik.

Sebelum menjadi istri Bung Karno, Naoko masih berstatus sebagai pelajar jurusan seni dan artis. Kemudian Bung Karno menikahinya pada tahun 1962 sebagai istri ke-enam. Yang kemudian Bung Karno menganugerahi beliau nama Indonesia yaitu Ratna Sari Dewi Soekarno yang berasal dari bahasa sangsekerta yang berarti inti perhiasan para Dewi. Setelah Bung Karno tak lagi menjadi Presiden RI (1967), Ibu Dewi tinggal berpindah-pindah dari satu negara ke negara yang lain, yaitu Swiss, Perancis dan Amerika. Beliau bekerja pada United Nations Environmental Program (UNEP) menolong pengungsi dll.

Pada tahun 2008 beliau pulang ke tanah kelahirannya di Jepang dan menetap di Shibuya, salah satu pusat keramaian di Tokyo. Kegiatan beliau sekarang selain menjalankan bisnis perhiasan, juga mengumpulkan dana kemanusiaan dan kadang-kadang muncul di acara TV di Jepang. Bung Karno dan Ibu Dewi memiliki seorang anak bernama Kartika Sari Dewi Soekarno yang lahir di Jepang pada tanggal 11 Maret 1967. Kartika hidup mengikuti dimana ibunya berada, dibesarkan di Perancis, kemudian menjadi wartawawati sebuah stasiun televisi di Tokyo, kemudian bekerja di biro periklanan dan yayasan swasta di New York.

Dari pengalamannya bekerja di yayasan tersebut, akhirnya Kartika mendirikan yayasan sendiri bernama Kartika Soekarno Foundation (KSF) yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda. Kartika menikah dengan Presiden Citibank Eropa yang bernama Frits Frederik Seegers yang berasal dari Belanda pada 2 Desember 2005.

Pernikahan Frits dan Kartika juga dihadiri oleh Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai saksi pernikahan. Seusai upacara pernikahan, pasangan ini kembali ke London, Inggris untuk menjalankan aktivitasnya.


Dan sekarang rahun 2019 Dewi Fujin usianya 79 hampir 80an silakan baca Istri Soekarno Ratna Sari Dewi di Kepala 8 Masih Tetap Cantik dan Menawan.

Akihito Kaisar Jepang Memuja Dewa Matahari Tentang Turun Tahta



Akihito. Kaisar Jepang memuja kepada Dewa Leluhurnya bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai kaisar dalam sebuah upacara di Selasa pagi.

Upacara dimilai dari jam 10 pagi di Kuil Leluhur kekaisaran Khasikodokoro, tempat beristananya Dewa Matahari Amaterasu Omikami, Dewa leluhur kekeluargaan kekaisaran diabadikan.

Khasikodokoro merupakan salah satu dari tiga kuil kekaisaran di tanah Istana Kekaisaran di Chiyoda Ward, Tokyo.

Dengan mengenakan pakaian tradisional kekaisaran, Akihito Kaisar berjalan di biara tempat perlindungan Khasikodokoro sebelum memuja Dewa Leluhurnya, Dewa Matahari.


Kaisar dijadwalkan akan menghadiri upacara Nasional turun tahta dari jam 5 sore ini.

Kebun Binatang Ueno Tokyo, Ternyata Ada Macan Dari Kalimantan disini



Kebun Binatang Ueno atau juga di sebut dengan Onsi Ueno Dobutsuen dalam bahasa Jepangnya adalah kebun binatang yang pertama di Tokyo, Jepang. Kebun binatang ini berlokasi di Taito, Tokyo dan luanya 14,3 - 35 hektar yang di kelola oleh pemerintah Tokyo sendiri.

Kebun binatang Ueno di buka pada tahun 1882 tepatnya di Bulan  Maret, tanggal 20. Untuk menuju ke kisini membutuhkan waktu lima menit dari Stasiun Ueno dengan berjalan kaki.

Kebun binatang ini tutup setiap hari senin atau Selasa, maka dari itu, jika Anda berkeinginan berlibur kesini silakan hindari hari tersebut! Untuk lokasinya bisa di cek di website resminya disini.

Di kebun binatang ini memiliki banyak hewan berbagai jenis salah satunya yang saya banggakan yaitu Macan dari Kalimantan yang paling banyak dilihat selain Sang-sang anak Panda yang qiut.

Ada juga Kuda Nil yang sempat saya beri makan, hehe, ini adalah pertama kalinya saya dekat dengan hewan sebesar ini dan memberinya makan.


Disini juga terdapat kebun binatang khusus anak-anak jadi paling asik membawa keluarga selain pasangan hehe. Beberapa hewan yang lucu dan juga bisa di elus-elus ialah kelinci, marmut, hoster, ayam, burung dan banyak lagi.

Selain itu banyak permainan seperti kereta api untuk mengelilingi kebun bu yang sangat luas ini, untuk apa lagi, jika Anda ke Jepang pastikan untuk mengunjungi kebun binatang Ueno ini.

Map: 9-83 Uenokoen, Taito City, Tokyo 110-8711, Japan

Pesona Kepulauan Gura Ici, Kabupaten Halmahera Selatan

Pesona Kepulauan Gura Ici, Kabupaten Halmahera Selatan
Pesona Kepulauan Gura Ici,
Kabupaten Halmahera Selatan
Mempesona dan eksotis, dua kata yang layak untuk menggambarkan lokasi dan kondisi Kepulauan Gura Ici. memiliki keindahan panorama alam dan potensi bawah laut yang sangat luar biasa. Sehingga membuat para pengunjungnya akan jatuh cinta pada pandangan pertama.

Kepulauan Gura Ici merupakan gugusan dari beberapa pulau yang berada disekitarnya. Pulau ini, masuk dalam kategori pulau kecil. Tepat berada di depan Pulau Lelei, Kecatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Gura Ici sendiri diambil dari Bahasa Ternate, yaitu Gura yang artinya kebun dan Ici yang artinya kecil. Ukuran Pulau Gura Ici ini tidaklah seberapa besar.

Sehingga sangat layak diberi nama Pulau Kebun Kecil. Kepulauan Gura Ici merupakan kawasan prioritas pengembangan pariwisata oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Pulau yang berada tepat ditengah garis khatulistiwa ini memiliki kekayaan biota laut yang sangat beragam.

Setidaknya hingga saat ini ada lebih dari 10 titik penyelaman di Kepulauan Gura Ici. Salah satu yang paling istimewa adalah bisa menjumpai dan berenang bersama dengan Ikan Pari (Pari Manta) di perairan ini. Di Kepulauan Gura Ici, selain menikmati keindahan alam dan atraksi bawah lautnya.

Disini, Anda juga bisa menemukan kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat dalam memanfaatkan alam sekitar untuk pemenuhan hidup. Aktifitas masyarakat secara tradisonal masih bisa di jumpai di sekitar gugusan kepulauan ini. seperti memancing dan mencari ikan dengan cara menombak dengan peralatan seadanya serta anda juga bisa melihat langsung cara pengelolaan ikan julung oleh masyarakat setempat.

Kalau beruntung, anda akan diajak makan ikan bakar secara gratis dari hasil tangkapan warga. Untuk mencapai Kepulauan Gura Ici, Anda dapat menggunakan kapal cepat (speed boat) dari pelabuhan Bastiong Ternate atau bisa juga menggunakan Kapal Feri dengan jarak tempuh sekitar 3 - 4 jam perjalanan dari Ternate. Tiba di Kayoa, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu ketinting ke Pulau Lelei. Setiba di Lelei, Gugusan Pulau Gura ici yang didomimasi pasir putih nampak terlihat jelas dari kejauhan.


Terumbuh karang dan biota lautnya terlihat jelas dengan biru jernih air lautnya. Nah, tunggu apa lagi..?? Ayo siapkan perlengkapan anda sekarang juga. Kita Gas ke Gura Ici. Oya, Jangan lupa tenda dan logostiknya gaes..!!

Liburan Ke Nara? Inilah Tempat Wisata Yang Nggak Boleh Dilewatkan Saat Berlibur Di Nara, Jepang

Nara adalah kota kedua setelah Kyoto yang mempunyai koleksi situs sejarah tradisional terbanyak di Jepang. Nara merupakan rumah bagi beberapa kuil dan tempat pemujaan terbaik di negara ini, bersama dengan beberapa taman yang indah, museum, dan lingkungan tradisional. Jadi Untuk Anda yang ingin berlibur ke Nara nggak usah ragu! Apa yang harus dilakukan di Nara?

Kota padat yang penuh dengan pemandangan kelas satu, termasuk Daibutsu (Buddha Besar) yang terkenal di Kuil Todai-ji, Kuil Kasuga-Taisha, dan Taman Nara-koen, dengan rusa semi-liarnya yang terkenal. Di bagian ini, saya akan memperkenalkan pemandangan paling penting di Nara, dimulai dengan tiga pilihan saya untuk atraksi yang wajib dilihat. Tambahkan beberapa tempat ke daftar yang harus dilihat ini dan Anda mendapatkan hari yang menyenangkan di Nara.

Yang Harus Dilakukan dan Dilihat di Nara:

Liburan Ke Nara? Inilah Tempat Wisata Yang Nggak Boleh Dilewatkan Saat Berlibur Di Nara, Jepang

Mengunjungi Kuil Todai-ji Rumah dari Daibutsu (Great Buddha) yang terkenal, Kuil Todai-ji harus dikunjungi bagi semua pengunjung ke Jepang. Mengagumkan dan mengharukan. Todai-ji bukan hanya salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi Nara; itu salah satu atraksi yang wajib dikunjungi di Jepang. Titik fokus Todai-ji adalah Daibutsu-den (Aula Buddha Besar), yang berisi keagungan luas Daibutsu, Buddha setinggi 16 meter yang benar-benar memancarkan semacam energi spiritual. Pastikan untuk memeriksa Gerbang Nandai-mon, yang terletak beberapa ratus meter di sebelah timur Daibutsu-den, dan sekali di dalam Daibutsu-den, pastikan untuk melingkari bagian belakang dan periksa pilar dengan lubang di tengahnya. . Anak-anak yang bisa memerasnya dikatakan diyakinkan akan pencerahan.
  • Nama Jepang: 東大寺 大 仏 殿 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 雑 司 町 406-1 
  • Alamat bahasa Indonesia: 406-1 Zoushi-cho, Nara-shi Nomor telepon: 0742-22-5511
  • Jam Buka: 07:30 - 30:30 (Apr-Okt), 8:00 - 30:30 (November-Mar)
  • Transportasi Terdekat: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen Tiket: Y500


Taman Isui-en

Taman Isui-en adalah taman terbaik di Nara dan salah satu taman favorit saya di Kansai (Jepang tengah). Ini adalah taman berjalan luas dengan kolam dan banyak bunga dan pohon yang mekar. Isui-en berlokasi dalam perjalanan dari stasiun kereta api ke Kuil Todai-ji (ada di peta yang diberikan oleh kantor informasi turis) dan ditandai oleh rambu-rambu di dekat jalan pejalan kaki yang membentang di bawah Noborioji Street (jalan utama yang mengarah ke atas dari stasiun kereta ke Taman Nara-koen). Meskipun biaya Y650 untuk masuk, itu sangat berharga. Luangkan waktu untuk berjalan-jalan di taman (jalur berjalan sampai ke bagian belakang kebun). Setiap saat sepanjang tahun, biasanya ada sesuatu yang mekar, dan Anda dapat mengagumi kejeniusan perancang taman, yang menggunakan teknik shakkei (pemandangan yang dipinjam) untuk menggabungkan atap Kuil Todai-ji ke dalam latar belakang bangunan. taman. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari kunjungan, saya sarankan memesan secangkir matcha (teh hijau bubuk) dan manis (Y500), yang dapat Anda nikmati sambil menatap kebun.
  • Nama Jepang: 依 水 園 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 水 門 町 74 
  • Alamat bahasa Indonesia: 74 Suimon-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-25-0781 
  • Jam Buka: 9:30 pagi - 30:30 malam (masukkan jam 16:00) 
  • Transportasi Terdekat: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen Tiket: Y650


Kuil Kasuga-taisha

Kuil Kasuga-Taisha adalah kuil Shinto paling penting di Nara. Lebih dari sekadar bangunan kuil, Kasuga-Taisha adalah dunia hutan, jalur, lentera, dan rusa yang mengembara yang misterius. Setelah mengunjungi Taman Isui-en dan Kuil Todai-ji, Kasuga-Taisha selanjutnya akan menyelesaikan setiap kunjungan ke area Taman Nara-koen. Sementara kuil, seperti kebanyakan kuil Shinto, berpusat di sekitar honden (aula utama) dan haiden (aula penyembah), saya menganggap Kasuga-Taisha lebih dari itu. Bangunan-bangunan itu hanya merupakan nexus untuk bentangan jalur misterius yang dilapisi dengan lentera batu, sub-kuil yang lebih kecil, hutan atmosfer dan, tentu saja, rusa yang selalu hadir untuk mencari selebaran. Luangkan waktu untuk pergi ke Haiden Kasuga-Taisha, tetapi jangan lupa untuk berjalan-jalan santai di sepanjang jalan setapak di sekitarnya. Ini benar-benar dunia yang sangat istimewa bagi dirinya sendiri.
  • Nama Jepang: 春日 大 社 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 春日 野 町 160 
  • Alamat bahasa Indonesia: 160 Kasugano-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-22-7788 
  • Jam Buka: 6:00 pagi - 6:00 sore (Apr-Sep), 6:30 pagi - 5:00 sore (Oktober-Mar) 
  • Transportasi Terdekat: 25 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen

Tempat Wisata lainnya di Nara:

Taman Nara-koen

Taman Nara-koen (koen adalah kata Jepang untuk taman) adalah hamparan pohon dan ruang terbuka yang membentang ke timur dari Pusat Kota Nara dan Naramachi, membentang hingga ke kaki bukit yang menjulang ke timur kota. Taman Nara-koen bukanlah pemandangan yang indah dengan sendirinya, tetapi tempat yang berisi banyak pemandangan penting lainnya, termasuk Kuil Todai-ji, Taman Isui-en, dan Kuil Kasuga-Taisha. Taman Nara-koen dilapisi dengan jalur yang menyenangkan dan dihiasi dengan kolam. Tidak diragukan lagi, fitur paling menarik dari taman, terutama untuk anak-anak, adalah populasi besar rusa liar yang berkeliaran di taman. Anda dapat membeli sebungkus kerupuk rusa (shika sembei) untuk memberi mereka makan (tetapi perhatikan bahwa rusa bisa sangat agresif dalam mencoba mengeluarkannya dari tangan Anda - jadi jangan berikan kerupuk kepada anak-anak yang sangat kecil).
  • Nama Jepang: 奈良 公園 
  • Jam Buka: 24 jam 
  • Distrik: Area Nara-koen 
  • Transportasi Terdekat: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Tiket: gratis 


Nigatsu-do Hall

Nigatsu-do Hall sebenarnya adalah salah satu aula Kuil Todai-ji, tapi saya menutupinya secara terpisah di sini karena rasanya seperti objek wisata yang terpisah. Yang terbaik dicapai dengan mendaki jalan atmosfer yang dimulai di sudut timur laut Daibutsu-den Hall Todai-ji. Nigatsu-do bebas untuk dijelajahi dan ada tempat istirahat kecil di sisi utara aula tempat Anda bisa mendapatkan teh gratis untuk diminum (pastikan untuk mencuci cangkir Anda sendiri setelah selesai).
  • Nama Jepang: 二月 堂 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 雑 司 町 406-1 
  • Alamat bahasa Indonesia: 406-1 Zoushi-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-22-5511 
  • Jam Buka: 24 jam 
  • Transportasi Terdekat: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen 
  • Tiket: gratis


Aula Sangatsu-do

Aula Sangatsu-do terletak di sebelah selatan Aula Nigatsu-do. Itu adalah aula lain dari Kuil Todai-ji yang terasa seperti objek wisata yang terpisah. Meskipun Anda dapat membayar untuk memasuki Sangatsu-do, mungkin sama baiknya jika Anda hanya mengaguminya dari luar ketika Anda lewat, menuju utara ke Kuil Kasuga-Taisha.
  • Nama Jepang: 三月 堂 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 雑 司 町 406-1 
  • Alamat bahasa Indonesia: 406-1 Zoushi-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-22-5511 
  • Jam Buka: 07:30 - 30:30 (Apr-Okt), 8:00 - 30:30 (November-Mar) 
  • Transportasi Terdekat: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen
  • Tiket: Y500

Taman Yoshiki-en

Taman Yoshiki-en adalah salah satu rahasia kecil Nara yang hebat. Ini adalah taman yang indah dengan kedai teh atap jerami yang terletak tepat di sebelah (di sebelah selatan) Taman Isui-en. Tidak hanya ini taman yang indah untuk berjalan-jalan, entri gratis untuk pengunjung asing! Pohon maple di sini spektakuler di bulan November.
  • Nama Jepang: 吉 城 園
  • Alamat Jepang: 奈良 市 登 大路 町 60-1 
  • Alamat bahasa Indonesia: 60-1 Noborioji-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-22-5911 
  • Jam Buka: 9:00 pagi - 5:00 sore (masukkan pada pukul 4:30 sore) 
  • Transportasi Terdekat: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Pusat Kota Nara 
  • Tiket: gratis untuk pengunjung asing 

Kofuku-ji

Kuil Kofuku-ji sulit untuk dilewatkan: Ini adalah kompleks candi besar yang berisi pagoda yang menjulang sehingga Anda akan melihat ini di sebelah kanan saat Anda berjalan menyusuri Jalan Noborioji dalam perjalanan ke Taman Nara-koen. Sementara aula harta karun di Kofuku-ji memang mengandung beberapa gambar Buddhis yang menarik, mungkin cukup hanya berjalan-jalan di sekitar lapangan terbuka (yang dapat Anda lakukan secara gratis) dan mengintip bangunan dari luar. Perhatikan bahwa salah satu ruang utama di sini saat ini sedang dibangun.
  • Nama Jepang: 興福寺 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 登 大路 町 48 
  • Alamat bahasa Indonesia: 48 Noborioji-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-22-7755 
  • Jam Buka: 9:00 pagi - 5:00 sore (masukkan jam 4:45 sore) 
  • Transportasi Terdekat: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen

Naramachi

Naramachi adalah distrik tradisional toko, rumah, bengkel, restoran, kafe, dan ryokan (penginapan tradisional Jepang) yang terletak di sebelah selatan Jalan Sanjo-dori (pada dasarnya, itu adalah lingkungan di sebelah timur Stasiun JR Nara dan selatan Stasiun Kintetsu Nara) . Meskipun ada beberapa pemandangan menarik di sini seperti Koshi-no-Ie (rumah tradisional yang bisa Anda masuki), kesenangan sebenarnya di sini hanyalah berjalan-jalan di jalan-jalan yang mengagumi bangunan, menyodok ke toko-toko dan kafe-kafe dan membayangkan seperti apa Jepang di masa lalu. seratus atau lebih tahun yang lalu.
  • Nama Jepang: な ら ま ち 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 中 院 町 21 (奈良 町 情報 館) 
  • Alamat bahasa Indonesia: 21 Chuin-cho, Nara-shi (alamat Pusat Informasi Naramachi) 
  • Nomor telepon: 0742-26-8610 (nomor telepon Pusat Informasi Naramachi) 
  • Jam Buka: 24 jam 
  • Transportasi Terdekat: 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara, 5 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Nara

Museum Nasional Nara

Museum Nasional Nara terletak di sebelah timur Kuil Kofuku-ji, di sisi barat Taman Nara-koen. Ini dibagi menjadi dua bangunan: Bangunan yang lebih tua di sisi barat adalah Nara Butsuzo-kan (Aula Gambar Buddha), yang berisi koleksi permanen gambar-gambar Buddhis yang bagus dari museum (sangat direkomendasikan bagi mereka yang tertarik dengan agama Buddha) dan yang lebih baru bangunan di sisi timur, di mana pameran sementara khusus diadakan (tanyakan di kantor informasi turis untuk melihat apa yang ada di saat Anda berada di kota). 
  • Nama Jepang: 奈良 国立 博物館 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 登 大路 町 50 
  • Alamat bahasa Indonesia: 50 Noborioji-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 050-5542-8600 
  • Jam buka: 9:30 pagi - 5:00 sore 
  • Transportasi Terdekat: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nara 
  • Distrik: Area Nara-koen
Kuil Yakushi-ji

Terletak di Nishinokyo, sekitar 4 km barat daya dari Stasiun JR Nara, dan dapat diakses dengan bus dari pusat kota Nara (cara terbaik untuk pergi) atau dengan kereta Kintetsu Line (yang melibatkan mundur dari Stasiun Kintetsu Nara ke Stasiun Saidaiji dan beralih ke lokal di selatan di jalur Kintetsu Kashihara Line), Yakushi-ji adalah salah satu kuil Nara yang paling penting dan rumah bagi beberapa gambar Budha terbaik di daerah itu. Ini tidak harus dilihat, tetapi ini bagus untuk mereka yang tertarik dengan agama Buddha yang berencana untuk menghabiskan lebih dari satu hari di Nara. Biasanya dipasangkan dengan kunjungan ke Kuil Toshodai-ji terdekat (lihat berikut).
  • Nama Jepang: 薬 師 寺 
  • Alamat Jepang: 奈良 市 西 ノ 京 町 457 
  • Alamat bahasa Indonesia: 457 Nishinokyo-cho, Nara-shi 
  • Nomor telepon: 0742-33-6001 
  • Jam buka: 8:30 pagi - 5:00 sore 
  • Transportasi Terdekat: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nishinokyo 
  • Distrik: Nishinokyo 

Kuil Toshodai-ji 


Kuil Toshodai-ji adalah kuil yang indah dengan pekarangan penuh pohon yang luas dihiasi dengan bangunan tradisional yang indah. Tiga gambar Buddha di aula utama di sini spektakuler dan tidak boleh dilewatkan. Untuk petunjuk arah transportasi, lihat Kuil Yakushi-ji, di atas. 
  • Nama Jepang: 唐 招 提 寺
  •  Alamat Jepang: 奈良 市 五条 町 13-46 
  • Alamat bahasa Indonesia: 13-46 Gojo-cho, Nara-shi 
  • Nomor telefon: 0742-33-7900 
  • Jam Buka: 8:30 pagi - 5:00 sore (masukkan pada jam 4:30 sore) 
  • Transportasi Terdekat: 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu Nishinokyo 
  • Distrik: Nishinokyo

Kuil Horyu-ji

Kuil Horyu-ji berisi beberapa gambar Budha yang paling penting di seluruh negeri, serta beberapa bangunan kayu tertua di dunia. Ini adalah senyawa besar struktur candi dan museum. Karena letaknya yang relatif jauh dari pusat kota Nara dan dikelilingi oleh beberapa pinggiran kota yang benar-benar menjemukan, saya biasanya hanya merekomendasikan kuil ini untuk mereka yang memiliki minat serius baik dalam agama Buddha atau sejarah Jepang. Dapat dicapai dengan kombinasi bus atau bus-dan-kereta dari pusat kota Nara.
  • Nama Jepang: 法 隆 寺 
  • Alamat Jepang: 生 駒 郡 斑鳩 町 法 隆 寺 山 内 内 の の の 
  • Alamat bahasa Indonesia: 1-1 Horyujisannai, Ikaruga-cho, Ikoma-gun Nomor telepon: 0745-75-2555 
  • Jam Buka: 8:00 pagi - 5:00 malam (22 Februari - 3 November), 8:00 pagi - 30:30 malam (4 November - 21 Februari) 
  • Transportasi Terdekat: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Horyu-ji 
  • Distrik: Ikaruga.


Itulah tempat-tempat wisata yang wajib dikunjungi jika berlibur ke Nara! Jadi nggak perlu khawatir lagi tentang apa yang harus dilakukan di Nara. Ya, mengunjungi tempat-tempat wisata yang diatas. Semoga artikel ini bisa membantu pejalanan liburan Anda di Nara, Jepang. Jangan lupa kunjungi juga wisata dekat Nara dibawah ini!


  1. Anda Harus Tau Semua Tentang Kyoto
  2. Anda Harus Tau Semua Tentang Osaka
  3. Anda Harus Tau Semua Tentang Tokyo
Terimakasih.

Jenis-jenis Mata Uang Yen Jepang, Serta Kegunaannya

 Selain kartu Kredit, uang cas merupakan sesuatu hal yang benar-benar tidak boleh dilupakan ketika akan berlibur keluar negeri. Alasan ini terutama berlaku di Jepang, karena banyaknya restoran dan atraksi terutama di daerah pedesaan yang tidak menerima kartu kredit. Penamaan  mata uang Jepang ini bisa sedikit membingungkan, terutama karena banyaknya jenis koin dan uang kertas yang berbeda, karena itu, saya telah mengumpulkan beberapa gambaran umum dari jenis-jenis mata uang Yen Jepang, dalam bentuk uang koin maupun kertas nya, serta kegunaannya yang berbeda-beda!   Koin Satu Yen   Jenis koin 1 ¥ yang terbuat dari aluminium murni adalah sebuah koin mata uang Jepang yang paling terkecil dan teringan. Dengan gambar tumbuhan bambu muda di bagian depan koin, dengan karakter "一 円" (1 yen) dan "日本国" (Jepang) dapat dilihat pada satu sisinya. Sedangkan pada sisi belakang koin tertulis angka "1" dan tanggal produksinya. Tumbuhan bambu muda yang merupakan sebuah keindahan yang sederhana ini, sebenarnya adalah sebuah tanaman fiktif. Berikut adalah fakta yang menyenangkan: biaya membuat koin 1 ¥ memerlukan dana sekitar 2 ¥, namun sebagian besar mesin penjual atau mesin tiket di stasiun tidak akan menerima koin ini.   Koin Lima Yen   Jenis koin 5 ¥ ini terbuat dari kuningan dan memiliki lubang ditengahnya. Di bagian depan koin ini bergambar seuntai tanaman padi, air, dan roda gigi yang mewakili industri utama Jepang pada saat koin ini dikeluarkan, yaitu pertanian, perikanan, dan manufaktur. Sedangkan di bagian belakang koin berisi huruf kanji “日本国" yang berarti “Jepang” dan tanggal produksi koin, serta sebuah tunas tanaman. Jenis Koin 5 ¥ dengan lubang di dalamnya ini jarang ada di seluruh dunia, sehingga koin ini populer sebagai pesona souvenir unik pembawa keberuntungan - karena kebanyakan mesin penjual dan tiket tidak menerima lima koin yen, sehingga membuat pesona keberuntungan dengan koin lima yen adalah cara yang baik untuk menggunakan uang tunai yang tersisa Anda!  Koin Yen 10 Yen   Jenis Koin 10 Yen ini terbuat dari tembaga. Sejarah dari situs budaya warisan dunia “Aula Phoenix di Vihara Byodoin” dan pola arabesque-nya dapat ditemukan di salah satu sisi koin ini. Sedangkan di bagian depan koin berisi tulisan dengan karakter "日本国" (Jepang) dan "十 円" (¥ 10). Di Bagian belakang koin berisi gambar dengan sebuah cabang dari pohon yang hijau, angka "10" serta tanggal produksinya. Jenis koin ini dapat digunakan untuk banyak hal seperti antara lain, di mesin penjual, untuk transportasi umum dan telepon umum. Dengan membawa beberapa receh koin ini akan sangat berguna di hampir semua jenis transaksi yang melibatkan uang tunai.  Koin Lima puluh Yen   Jenis Koin yang terbuat dari paduan nikel dan tembaga ini terdapat lubang ditengahnya. Dengan gambar pola bunga krisan di bagian depannya, serta karakter "日本" (Jepang) dan "五十 円" (¥ 50) dapat ditemukan di satu sisinya. Sedangkan di sisi lainnya adalah angka "50" dan tanggal diproduksinya koin tersebut. Sejarah dikeluarkannya uang jenis ini sama seperti koin satu yen, desainnya diputuskan oleh usulan dari masyarakat.  Koin 100 Yen  Koin 100 Yen ini sama seperti koin 50 ¥, ia terbuat dari paduan nikel dan tembaga. Di bagian depan koin berisi gambar dengan pola bunga/cherry blossom ganda yang indah, serta karakter "日本国" (Jepang) dan "百 円" (seratus yen) dapat ditemukan di salah satu sisinya. Sedangkan di bagian belakang koin ini tertulis angka "100" dan tanggal produksinya. Kebanyakan jenis koin ini sering digunakan antara lain, pada mesin penjual, transportasi umum, dan telepon umum - seperti koin ¥ 10, ini adalah koin yang berguna dan perlu dibawa-bawa kemana saja.  Koin 500 Yen  Jenis Koin 500 Yen ini terbuat dari kuningan nikel dan merupakan diantara jenis koin Yen yang terbesar. Di Bagian depan uang ini berisi gambar dengan pola pohon “Paulownia”, dengan karakter "日本国" (Jepang) dan "五百 円" (lima ratus yen) dapat dilihat di satu sisinya. Sedangkan di bagian sisi baliknya berisi gambar pohon bambu dan pola “tachibana", serta angka "500" serta tanggal produksinya.   Uang Kertas 1,000 Yen  Di Bagian depan uang kertas 1,000 Yen berisi gambar Hideyo Noguchi, seorang sarjana Jepang, yang melegenda. Sedangkan di bagian belakangnya terdapat Gunung Fuji dan bunga sakura. Meskipun Anda tidak dapat menggunakan uang dengan jumlah yang lebih besar di mesin penjual dan dalam hal-hal lain, ada beberapa contoh ketika mata uang 1.000 yen bisa sangat berguna, maka dari itu, ide yang sangat baik untuk memiliki beberapa lembar uang kertas ini.  Uang Kertas 5,000 Yen   Di Bagian depan uang kertas 5.000 Yen ini berisi gambar seorang penulis Ichiyo Higuchi, yang dikenal sebagai perempuan penulis modern pertama yang terkemuka di Jepang. Sedangkan pada bagian belakang adalah gambar bunga iris yang indah, yang digambar oleh pelukis terkenal Korin Ogata.  Uang kertas 10,000 Yen  Jenis uang kertas yang terakhir adalah 10,000 Yen, yang berisi seorang guru sarjana Belanda, dan pemikir Yukichi Fukuzawa dapat ditemukan di bagian depan uang kertas ini. Sedangkan pada bagian belakang ada sebuah gambar dari patung burung phoenix yang telah ditemukan di Vihara Byodoin di Kyoto.  Itulah Jenis-jenis mata uang Yen Jepang, serta kegunaannya yang berbeda. Sebenarnya masih ada jenis uang kertas dengan nominal 2,000 Yen, tetapi di tahun ini sudah jarang ditemukan dan sudah ditarik oleh pemerintah Jepang.
Selain kartu Kredit, uang cas merupakan sesuatu hal yang benar-benar tidak boleh dilupakan ketika akan berlibur keluar negeri. Alasan ini terutama berlaku di Jepang, karena banyaknya restoran dan atraksi terutama di daerah pedesaan yang tidak menerima kartu kredit. Penamaan  mata uang Jepang ini bisa sedikit membingungkan, terutama karena banyaknya jenis koin dan uang kertas yang berbeda, karena itu, saya telah mengumpulkan beberapa gambaran umum dari jenis-jenis mata uang Yen Jepang, dalam bentuk uang koin maupun kertas nya, serta kegunaannya yang berbeda-beda!

Koin Satu Yen
1 Yen Jepang
Jenis koin 1 ¥ yang terbuat dari aluminium murni adalah sebuah koin mata uang Jepang yang paling terkecil dan teringan. Dengan gambar tumbuhan bambu muda di bagian depan koin, dengan karakter "一 円" (1 yen) dan "日本国" (Jepang) dapat dilihat pada satu sisinya. Sedangkan pada sisi belakang koin tertulis angka "1" dan tanggal produksinya. Tumbuhan bambu muda yang merupakan sebuah keindahan yang sederhana ini, sebenarnya adalah sebuah tanaman fiktif. Berikut adalah fakta yang menyenangkan: biaya membuat koin 1 ¥ memerlukan dana sekitar 2 ¥, namun sebagian besar mesin penjual atau mesin tiket di stasiun tidak akan menerima koin ini.

Koin Lima Yen
Lima Yen jepang
Jenis koin 5 ¥ ini terbuat dari kuningan dan memiliki lubang ditengahnya. Di bagian depan koin ini bergambar seuntai tanaman padi, air, dan roda gigi yang mewakili industri utama Jepang pada saat koin ini dikeluarkan, yaitu pertanian, perikanan, dan manufaktur. Sedangkan di bagian belakang koin berisi huruf kanji “日本国" yang berarti “Jepang” dan tanggal produksi koin, serta sebuah tunas tanaman. Jenis Koin 5 ¥ dengan lubang di dalamnya ini jarang ada di seluruh dunia, sehingga koin ini populer sebagai pesona souvenir unik pembawa keberuntungan - karena kebanyakan mesin penjual dan tiket tidak menerima lima koin yen, sehingga membuat pesona keberuntungan dengan koin lima yen adalah cara yang baik untuk menggunakan uang tunai yang tersisa Anda!

Koin Yen 10 Yen
10 yen Jepang
Jenis Koin 10 Yen ini terbuat dari tembaga. Sejarah dari situs budaya warisan dunia “Aula Phoenix di Vihara Byodoin” dan pola arabesque-nya dapat ditemukan di salah satu sisi koin ini. Sedangkan di bagian depan koin berisi tulisan dengan karakter "日本国" (Jepang) dan "十 円" (¥ 10). Di Bagian belakang koin berisi gambar dengan sebuah cabang dari pohon yang hijau, angka "10" serta tanggal produksinya. Jenis koin ini dapat digunakan untuk banyak hal seperti antara lain, di mesin penjual, untuk transportasi umum dan telepon umum. Dengan membawa beberapa receh koin ini akan sangat berguna di hampir semua jenis transaksi yang melibatkan uang tunai.

Koin Lima puluh Yen
50 Yen Jepang
Jenis Koin yang terbuat dari paduan nikel dan tembaga ini terdapat lubang ditengahnya. Dengan gambar pola bunga krisan di bagian depannya, serta karakter "日本" (Jepang) dan "五十 円" (¥ 50) dapat ditemukan di satu sisinya. Sedangkan di sisi lainnya adalah angka "50" dan tanggal diproduksinya koin tersebut. Sejarah dikeluarkannya uang jenis ini sama seperti koin satu yen, desainnya diputuskan oleh usulan dari masyarakat.

Koin 100 Yen
100 Yen Jepang
Koin 100 Yen ini sama seperti koin 50 ¥, ia terbuat dari paduan nikel dan tembaga. Di bagian depan koin berisi gambar dengan pola bunga/cherry blossom ganda yang indah, serta karakter "日本国" (Jepang) dan "百 円" (seratus yen) dapat ditemukan di salah satu sisinya. Sedangkan di bagian belakang koin ini tertulis angka "100" dan tanggal produksinya. Kebanyakan jenis koin ini sering digunakan antara lain, pada mesin penjual, transportasi umum, dan telepon umum - seperti koin ¥ 10, ini adalah koin yang berguna dan perlu dibawa-bawa kemana saja.

Koin 500 Yen
500 Yen Jepang
Jenis Koin 500 Yen ini terbuat dari kuningan nikel dan merupakan diantara jenis koin Yen yang terbesar. Di Bagian depan uang ini berisi gambar dengan pola pohon “Paulownia”, dengan karakter "日本国" (Jepang) dan "五百 円" (lima ratus yen) dapat dilihat di satu sisinya. Sedangkan di bagian sisi baliknya berisi gambar pohon bambu dan pola “tachibana", serta angka "500" serta tanggal produksinya.

Uang Kertas 1,000 Yen
1.000 Yen Jepang
Di Bagian depan uang kertas 1,000 Yen berisi gambar Hideyo Noguchi, seorang sarjana Jepang, yang melegenda. Sedangkan di bagian belakangnya terdapat Gunung Fuji dan bunga sakura. Meskipun Anda tidak dapat menggunakan uang dengan jumlah yang lebih besar di mesin penjual dan dalam hal-hal lain, ada beberapa contoh ketika mata uang 1.000 yen bisa sangat berguna, maka dari itu, ide yang sangat baik untuk memiliki beberapa lembar uang kertas ini.

Uang Kertas 5,000 Yen
5.000 Yen Jepang
5.000 Yen Jepang
Di Bagian depan uang kertas 5.000 Yen ini berisi gambar seorang penulis Ichiyo Higuchi, yang dikenal sebagai perempuan penulis modern pertama yang terkemuka di Jepang. Sedangkan pada bagian belakang adalah gambar bunga iris yang indah, yang digambar oleh pelukis terkenal Korin Ogata.

Uang kertas 10,000 Yen
10.000 Yen jepang10.000 Yen jepang
Jenis uang kertas yang terakhir adalah 10,000 Yen, yang berisi seorang guru sarjana Belanda, dan pemikir Yukichi Fukuzawa dapat ditemukan di bagian depan uang kertas ini. Sedangkan pada bagian belakang ada sebuah gambar dari patung burung phoenix yang telah ditemukan di Vihara Byodoin di Kyoto.

Itulah Jenis-jenis mata uang Yen Jepang, serta kegunaannya yang berbeda. Sebenarnya masih ada jenis uang kertas dengan nominal 2,000 Yen, tetapi di tahun ini sudah jarang ditemukan dan sudah ditarik oleh pemerintah Jepang.