Wanita dan Pendidikan



Wanita dan pendidikan, ini tentu dua hal yang kerap menjadi sebuah perbincangan yang menarik. Khususnya di negara kita, Indonesia. Bagaimana tidak, sejak puluhan tahun yang lalu emansipasi wanita telah dikumandangkan oleh Kartini, sehingga kemudian dianggap menjadi sesuatu hal yang penting oleh sebagian kalangan.

Namun, pada kenyataannya, dalam banyak hal wanita masih kerap ketinggalan dan seolah memiliki sejumlah rintangan untuk bisa mendapatkan yang terbaik, salah satunya di bidang pendidikan.

Meski kini hampir semua lembaga pendidikan telah memberikan kesempatan yang sama bagi wanita untuk dapat menempuh pendidikan seperti halnya para pria, namun tidak sedikit juga yang enggan melakukannya. bahkan tak sedikit pula para orang tua yang masih terdoktrin dengan kata-kata "wanita itu ya tugasnya Sumur, Dapur, Kasur, sekolah tinggi-tinggi ujung-ujungnya ya pasti kesitu!" padahal pendidikan sangat penting bukan hanya untuk pria saja.

Selain untuk diri sendiri pendidikan bagi seorang wanita juga di perlukan ketika kelak kita menjadi seorang Ibu, karna Ibu, adalah sekolah pertama dalam proses pendidikan manusia. Ia membawa peran penting dalam kehidupan. Jika ia salah dalam mendidik dan menanamkan ilmu pada anak, tentu menjadi awal kehancuran generasi berikutnya.

Ibu harus memiliki bekal baik ilmu, pandangan hidup dan menginstropeksi diri. Bahkan, untuk menjadi seorang Ibu perlu persiapan sejak dini, agar kelak tidak salah dalam mendidik anak. berikut manfaat dan pentingnya pendidikan bagi seorang wanita.
  1. Menghindari Perdagangan Manusia Perempuan paling rentan terhadap perdagangan ketika mereka tidak berpendidikan dan miskin, hal tersebut setidaknya diungkapkan oleh badan PBB untuk pemberdayaan perempuan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pendidikan perempuan menjadi penting dalam suatu bangsa dan negara.
  2. Ibu Yang Berpendidikan Melahirkan Anak Yang Cerdas Banyak penelitian mengungkap, anak cerdas dilahirkan dari ibu yang cerdas. Tak hanya itu, ibu yang cerdas juga meningkatkan usia kesempatan anak untuk hidup melewati usia lima tahun.
  3. Mencegah Pernikahan Dini. Data United Nations Population Fund menunjukkan, satu dari tiga anak perempuan di negara terbelakang menikah sebelum mencapai usia 18 tahun. Itu tandanya perempuan lebih besar kehilangan haknya untuk mengembangkan diri karena disibukkan dengan hal-hal domestik keluarga, seperti mengurus anak.
  4. Mengurangi Kemiskinan. Kemajuan dan keberlangsungan suatu bangsa tergantung partisipasi perempuan, pendidikan dan ekonomi. Seperti yang pernah dikatakan Obama dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, "Masa depan tidak harus melulu dimiliki kaum patriarki. Masa depan harus dibentuk oleh anak-anak perempuan yang pergi ke sekolah dan mereka yang bermimpi hidup sejahtera."
Selain manfaat di atas, beberapa orang single parents yang pernah saya temui, dan termasuk saya sendiri (single parents). 

Jelas, mereka dan saya akan mengatakan pendidikan bagi seorang wanita sangat-sangatlah penting, ketika seorang wanita harus hidup sendirian dengan anak-anaknya tanpa perbekalan dari seorang laki-laki (suami) baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal, dan yang mampu memberikan penghasilan untuk menyambung hidup mereka sebagian besar adalah dari pendidikan.

Itulah beberapa alasan kenapa pendidikan itu sangat penting bagi wanita, bahkan dunia.

Satu hal yang juga harus diingat, pendidikan mampu memutus rantai kemiskinan banyak orang dan menjadi sarana untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. So, masa depan dunia juga ada di pundakmu lho, ladies!

No comments:

Post a Comment

Bagaimana Menurut Anda Tulisan Ini, Membantu atau Tidak? Tuliskan Masukan Anda di Kolom Komentar, dibawah!